7 Ayat tentang Pernikahan dan Jodoh di Dalam Alqur’an

Ada banyak sekali ayat tentang pernikahan didalam kitab suci Alqur’an baik surah panjang, maupun surah pendek.  Oleh karenanya anda dapat mengamalkan isi kandungan pesan dalam ayat tersebut untuk memiliki pernikahan yang sakinah mawaddah dan warahmah. Selain itu banyak juga hadits yang mengatur tentang pernikahan termasuk perihal nikah beda agama.

Selain ayat tentang pernikahan dalam islam juga terdapat hadist dan dalil tentang pernikahan dalam pernikahan salah satunya yaitu :

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةًۭ وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” [QS. Ar. Ruum (30):21].

Ayat tersebut merupakan firman Allah yang membenarkan terjadinya hubungan antara laki-laki dan pria dari jenis yang sama. Dengan begitu, pernikahan tersebut bisa mendatangkan berbagai hal baik ke depannya. Hal baik tersebut seperti keturunan yang baik dan sholeh, karunia, keberkahan dalam rumah tangga, kebaikan dan masih banyak lagi. Selain itu, pernikahan sebenarnya juga merupakan anjuran dari Allah SWT sebagai jalan untuk menyempurnakan agama dan menjadi penyejuk dari diri setiap muslim. Adapun ayat tersebut terdiri sebagai berikut!

  1. Surah Al-Baqarah Ayat 221

Ayat di dalam Alqur’an pertama yang menjelaskan tentang pernikahan bisa Anda temukan di Surah Al-Baqarah tepatnya di ayat ke 221. Ayat tentang pernikahan Islam ini menjelaskan bahwa pernikahan itu harusnya terjadi dengan sesama Islam atau tidak boleh menikah dengan wanita atau laki-laki non muslim.

Arti dari Surah Al-Baqarah ayat 21 itu sendiri adalah “Dan janganlah kamu menikahi perempuan musyrik sebelum mereka beriman. Dan sungguh seorang hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik, meskipun dia menarik hatimu.

Dan janganlah kamu nikahkan laki-laki musyrik dengan perempuan beriman sebelum mereka beriman. Sungguh, seorang hamba sahaya laki-laki yang beriman lebih baik daripada laki-laki musyrik, meskipun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka.

Sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izinNya. Allah menjelaskan ayat-ayatNya kepada manusia agar mereka mengambil pelajaran.” Dengan demikian, sudah dapat disimpulkan bahwa pernikahan yang bukan sesama muslim itu sangat dilarang.

  1. Surah Al-Baqarah Ayat 223

Selain itu, di dalam Surah Al Baqarah, Allah juga menurunkan firman ayat tentang pernikahan yang menjelaskan tentang cara menggauli istri-istri yang sudah mereka nikahi. Untuk arti dari ayat tersebut Anda bisa melihatnya di bawah ini!

“Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, Maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.”

  1. Surah An-Nisa ayat 1

Selain Surah Al-Baqarah, surah lain dalam Alqur’an yang menjelaskan tentang pernikahan adalah Surah An-Nisa ayat 1. Dalam ayat yang menjelaskan tentang pernikahan ini, Anda bisa mengetahui bahwa pernikahan itu bisa dijadikan sebagai lembaga yang melahirkan keturunan yang banyak.

Selain itu, keturunan yang dihasilkan dari pernikahan yang terjadi itu juga diharapkan bisa memiliki kualitas dan tidak membuat orang tua berat dalam memberikan kehidupan dan pendidikan baginya.

Untuk arti dari ayat tentang pernikahan dari Surah An-Nisa ayat 1 ini adalah “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.

Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”

  1. Surah An-Nahl Ayat 72

Selain di dalam Surah Al-Baqarah dan An-Nisa, Anda juga bisa menemukan ayat mengenai pernikahan dalam Surah An-Nahl. Lebih tepatnya, Anda bisa menemukannya pada ayat ke 72. Ayat yang satu ini menerangkan soal tujuan pernikahan yang berguna untuk melahirkan keturunan dan membuka jalan rezeki bagi orang tersebut.

Maksudnya adalah pernikahan itu bisa menjadi jalan seseorang mendapatkan rezeki yang lebih banyak dan berkah untuk menghidupi dirinya dan keluarganya. Selain itu, juga berguna untuk melahirkan regenerasi dan tidak terputusnya tali sejarah keturunan di antara orang-orang muslim.

Untuk arti dari ayat tentang pernikahan  dari Surah An-Nahl ini sendiri adalah “Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka Mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?”

  1. Surah An-Nur Ayat 32

Di dalam Surah An-Nur, Anda juga bisa menemukan sebuah ayat tentang pernikahan. Lebih tepatnya, Anda bisa menemukannya pada ayat ke 32. Ayat ini menjelaskan tentang menikah dengan orang yang layak di antara semuanya meskipun itu hanya seorang hamba sahaya.

Maksudnya juga agar seorang laki-laki menikah dengan orang yang belum bersuami dan masih sendirian. Selain itu, pernikahan itu juga berguna untuk melapangkan rezeki dan memampukan seseorang melalui karunia yang diberikan Allah walaupun sebelumnya ia memang kekurangan dari banyak hal.

Untuk arti dari Surah An-Nur ayat ke 32 ini adalah “Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan.

J”ika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui.” Inilah bukti bahwa Allah SWT memang memberikan kemudahan untuk setiap hambanya dengan berbagai jalan, termasuk dengan jalan menikah.

  1. Surah Al-Furqan ayat 74

Masih banyak ayat Alqur’an lain yang menjelaskan tentang pernikahan. Salah satunya adalah Surah Al-Furwan ayat ke 74. Ayat ini menjelaskan tentang doa seseorang untuk diberikan istri dan keturunan yang baik dan menyenangkan hati sehingga mereka bisa menjadi orang yang beriman dan bertaqwa lebih.

Untuk arti dari Surah Al-Furqan ayat ke 74 ini adalah “dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada Kami isteri-isteri Kami dan keturunan Kami sebagai penyenang hati (Kami), dan Jadikanlah Kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

  1. Surah Al-Hujurat ayat 13

Lalu, masih ada ayat tentang pernikahan lain di dalam Alqur’an. Ia adalah Surah Al-Hujurat ayat ke 31. Surah ini menjelaskan tentang manfaat dari pernikahan yang salah satunya adalah untuk memperluas hubungan. Sebab, ketika menikah tentunya akan ada penyatuan dua keluarga antara keluarga pihak laki-laki dan perempuan.

Dengan bersatunya kedua keluarga ini, maka hubungan persaudaraan yang ada di antara keduanya makin erat sehingga tali silahturahmi juga makin erat di antara sesama umat Islam. Untuk artinya adalah “Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” Dengan begitu, pernikahan yang dilangsungkan benar-benar memiliki banyak manfaat.

Nah, itulah ayat-ayat Alqur’an yang menjelaskan tentang pernikahan. Ayat tentang pernikahan ini tentunya bisa jadi pegangan yang baik untuk setiap muslim. Setiap laki-laki dan wanita yang sudah baligh memang dianjurkan menikah untuk menyempurnakan diri dan agamanya. Jadi, tak ada salahnya Anda melakukannya di usia dini asalkan memenuhi syarat.

Facebook Comments
shares