Ini Urutan Prosesi Pernikahan Adat Batak & Perkiraan Biayanya

Batak adalah salah satu suku di Indonesia yang melaksanakan pernikahan dengan sederet prosesi yang panjang. Prosesi pernikahan adat Batak ini memiliki alur yang tentunya memakan biaya banyak. Seperti apa prosesinya dan dana yang dihabiskan? Cek di sini!

1. Pra Hori-Hori Dinding

pernikahan adat batak
silantomjaecom.blogspot.com

Acara pertama dalam prosesi pernikahan dengan adat Batak adalah Pra Hori-Hori Dinding. Istilah ini memang tak umum untuk orang kebanyakan. Namun, jika diartikan, acara ini adalah ketika orang tua mempelai pria datang ke rumah mempelai wanita.

Pada tahap ini, keluarga pihak pengantin pria menunjukkan tahap awal kseriusan kedua mempelai. Biasanya, akan ada perbincangan yang tak terlalu formal di acara ini. Mereka melakukannya dengan santai untuk saling mendekatkan keluarga.

Kalau di adat kebanyakan, bisa diartikan ini adalah prosesi saling mengenal keluarga antara pihak pengantin wanita dan laki-laki. Selain disebut dengan Pra Hori-Hori Dinding, acara ini juga kadang disebut dengan Pabangkit Hata oleh kebanyakan orang Batak.

2. Marhori-hori Dinding

pernikahan adat batak
vikakristina.wordpress.com

Setelah acara Pra Hori-Hori Dinding, dilanjutkan dengan acara Marhori-hori Dinding. Pada acara ini, calon mempelai pria datang ke rumah calon mempelai wanita bersama seluruh anggota keluarga inti beserta parhata dan orang yang dituakan dalam keluarganya.

Orang-orang yang dituakan itu nantinya akan duduk di panggung bersama calon pengantin serta kedua orang tuanya untuk membahas mengenai garis besar dari pesta yang akan dilangsungkan seperti jumlah tamu, pelaksanaan pemberkatan, dan gedung pesta.

Berbeda dengan acara Pra Hori-Hori Dinding, prosesi pernikahan adat Batak satu ini berlangsung formal. Selain itu, biasanya juga akan ada jamuan yang disediakan pihak mempelai wanita kepada seluruh tamunya.

3. Marhusip

pernikahan adat batak
youtube.com

Setelah itu, dilanjutkan dengan acara Marhusip. Acara ini disebut juga dengan Patua Hata yang mana pada acara ini dilangsungkan ikat janji awal secara resmi bagi kedua calon mempelai.

Saat itu, mereka akan ditanyakan kesungguhan rencana pernikahan adat Batak yang akan dilangsungkan. Pada prosesi ini juga, akan dilaksanakan acara jamuan makan sambil membicarakan detail acara yang akan dilakukan nantinya.

4. Matumpol

pernikahan adat batak
mitraphoto.com

Martumbol sebenarnya nyaris sama dengan acara Marhusip. Bedanya adalah janji ikat awal pernikahan ini dilakukan kedua calon mempelai di hadapan seluruh anggota keluarga intinya. Selain itu, di acara ini juga ada proses pembubuhan tanda tangan kedua mempelai.

Selain tandatangan kedua mempelai, juga ada tanda tangan kedua orang tuanya. Ini artinya sebagai tanda bahwa keluarga menyetujui yang akan mereka lakukan. Surat inilah yang nantinya akan mereka bawa ke gereja sebagai dasar untuk meminta pemberkatan pernikahan.

Selain itu, surat ini juga jadi dasar pengajuan pernikahan adat Batak untuk bimbingan sebelum pernikahan. Biasanya, Martumpol ini dilakukan dua minggu sebelum pengumuman pesta pernikahan di depan para jemaat gereja.

5. Martanggo Raja atau Marria Raja

pernikahan adat batak
deskgram.com

Istilah Martanggo Raja adalah hal yang merujuk pada yang dilakukan keluarga calon mempelai wanita. Sedanggan Marria Raja adalah kegiatan yang dilakukan keluarga calon mempelai pria. Pada dasarnya, keduanya sama saja.

Pada prosesi ini, semua akan melakukan konsolidasi masing-masing keluarga mengenai rencana pernikahan yang akan dilangsungkan. Pada akhir acara ini, nantinya akan dibagikan undangan pernikahan kepada para tamu juga.

6. Marsibuha-buhai

pernikahan adat batak
youtube.com

Selanjutkan akan dilanjutkan dengan acara Marsibuhai-buhai. Acara ini adalah makan bersama yang dilangsungkan sebelum pemberkatan pernikahan dilangsungkan. Pada saat ini, rombongan pengantin pria datang menjemput mempelai wanita.

Saat datang menjemput, mereka membawa tanda makanan pernikahan adat Batak yang disebut juga dengan Na Margoar dan Pohak Parboru. Mereka juga membawa dengke sebagai tanda ikatan kekerabatan atau besan untuk orang tua mempelai.

Nantinya, seluruh makanan yang dibawa keluarga mempelai pria akan dimakan seluruh anggota keluarga secara bersama-sama sebagai tanda bahwa mereka menerima ikatan kekeluargaan yang akan diikatkan.

7. Parmasu-masuon

pernikahan adat batak
lafabrika.org

Selanjutnya dilanjutkan dengan acara parmasu-masuon atau disebut juga dengan pemberkatan pernikahan adat Batak. Pemberkatan pernikahan ini dilangsungkan di gejera dipimpin oleh pastor atau pendeta, sesuai agama mereka.

Pemberkatan nikah ini dilakukan sebagai tanda bahwa mereka melakukan ikrar janji sehidup semati di hadapan Tuhan untuk menjadi satu dan selamanya. Tentunya, tak hanya mereka saja yang bersatu, melainkan seluruh anggota keluarga yang ada juga.

8. Pesta Unjuk

pernikahan adat batak
carigedungnikah.com

Acara terakhir dari prosesi pernikahan adat Batak ini adalah Pesta Unjuk. Ini adalah proses puncang rangkaian pada pernikahan adat ini. Acara diawali dengan penyambutan kedua pengantin dan dilanjutkan dengan penyambutan hula-hula atau raja parhata.

Setelah itu, kedua pihak keluarga akan saling menyerahkan tanda makanan adat seperti babi atau kerbau utuh yang telah dipotong dan disusun menjadi beberapa bagian tertentu. Di keluarga sebaliknya, menyerahkan dengke simudur-mudur yang berupa ikan mas.

Acara ini juga dilanjutkan dengan makan bersama seluruh hidangan yang dibawa anggota keluarga. Setelah acara makan selesai, nanti akan ada acara penyerahan mahar dari pihak pria ke wanita sesuai dengan jumlah yang ditetapkan pada ibu pengantin wanita.

Di acara ini juga ada penyerahan ulos kepada pengantin dengan harapan agar mereka bisa bersatu sepanjang masa. Lalu, acara pesta unjuk ini diakhiri dengan ucapan selamat dari para raja parhata, orang tua dan juga pengantin pada seluruh tamu undangan.

Perkiraan Biaya Menikah dengan Adat Batak

Meski terlihat sederhana, jangan salah! Pernikahan adat Batak ini juga menelan biaya yang tak sedikit. Semua acara tersebut juga memakan dana karena ada ritual sakral dan penuh makna yang dilangsungkan.

Selain itu, bila acara dilanjutkan dengan pesta pernikahan modern, dana yang dihabiskan juga akan main membengkak. Untuk sewa gedung saja misalnya, paling murah sekitar 5 jutaan. Lalu untuk dekorasi, cetak undangan dan souvenir, setidaknya 5 juta juga.

Makanan adalah yang paling memakan biaya pernikahan paling besar pada adat ini. Bayangkan saja, Anda harus menyediakan babi, kerbau dan ikan mas yang harganya selangit dan jumlahnya juga tak cukup satu.

Itu belum termasuk biaya yang harus Anda keluarkan untuk makanan tamu biasa. Setidaknya, Anda harus menghabiskan dana sekitar 50 juta rupiah untuk bagian ini saja. Untuk gaun pengantin, jas, seragam keluyarga, setidaknya membutuhkan dana 10 jutaan.

Pengiring acara, untuk para raja parhata, sewa mobil pengantin dan masih banyak lagi bisa mencapai 10 juta juga. Lalu, biaya adat yang terlihat sederhana, ternyata juga memakan biaya yang tak sedikit.

Setidaknya, untuk biaya adat itu, Anda harus habiskan dana sekitar 8 juta rupiah. Ini belum termasuk dana lainnya yang tak terduga. Setidaknya, Anda harus siapkan dana 100 juta rupiah untuk menikah dengan adat Batak.

Meski terkesan sederhana, pernikahan adat Batak juga memakan biaya yang tak sedikit. Jika Anda ingin menikah dengan adat ini, jangan lupa siapkan bujetnya! Dalam pernikahan Batak ada juga hantaran. Ini 10 Isi Hantaran Lamaran Beserta Makna yang Dikandungnya.

Facebook Comments
 
shares